×

Dapatkan Tips Cinta Gratis selama 1 tahun!

Your Privacy is SAFE!

5 Pertanyaan yang Harus Bisa Kamu Jawab Sebelum Berkomitmen Dengan Pria

5 Pertanyaan yang Harus Bisa Kamu Jawab Sebelum Berkomitmen Dengan Pria 5 Pertanyaan yang Harus Bisa Kamu Jawab Sebelum Berkomitmen Dengan Pria

Saya ingin dapatkan Ebook Effortless Love GRATIS!

>> Klik Disini <<

 

Memutuskan berkomitmen dengan seseorang bisa jadi akan mengubah hidupmu menjadi lebih bahagia, lebih berwarna namun sekaligus lebih banyak resiko.

Seperti halnya bisnis yang ada untung dan rugi, komitmen yang akan kamu jalani bersama pria pilihanmu juga memiliki dua sisi. Ada kenikmatan, ada resiko.

Sebelum kamu memutuskan untuk berkomitmen dengan seorang pria, ada baiknya kamu menjawab 5 pertanyaan di bawah ini supaya kamu bisa ketahui apakah kamu tipe wanita yang sudah siap berkomitmen atau cuma sekedar ngebet pengen kawin... smile

 1. Apakah kamu yakin ingin bersama dia “selamanya”?

Saya tidak tahu apakah sekarang kamu sedang disukai atau menyukai seorang pria. Namun, dengan mencaritahu sifat-sifatnya dan cara dia bersikap, kamu boleh bayangkan apakah kamu merasa nyaman hidup dengan seseorang seperti itu?

Jika kamu merasa tidak cukup yakin, maka bisa jadi pria tersebut bukan Mr.Right kamu.

Ingat, jangan investasikan perasaan kamu hanya berdasarkan rasa SUKA. Komitmen membutuhkan lebih dari sekedar perasaan suka..

2. Bisakah kamu bayangkan masa depan bersamanya?

Bayangkan jika dia yang akan kamu pilih adalah seseorang yang akan menua bersamamu, bertumbuh secara mental, atau saling menghebatkan satu sama lain.

Bisakah kamu bayangkan kehidupan kamu dengannya 50 tahun kemudian? Cara kalian mengatur keuangan, mendidik anak, berkarir, berkeluarga, cara kalian berkomunikasi dan lain sebagainya. Semua hal tersebut harus kamu pikirkan dari SEKARANG.

Bukan nanti ketika sudah jadi suami istri.

Karena menurut Saya, pernikahan bukanlah sebuah hubungan yang bisa kita putus - sambung seenaknya. Ketika salah pondasi awalnya, maka akan sangat sulit untuk memperbaikinya.

Baca juga: 3 Langkah agar pria mau berkomitmen denganmu, disini

3. Apakah kamu punya prioritas lain yang lebih mendesak?

Setiap orang yang sukses mencapai impiannya adalah mereka yang benar-benar mengetahui prioritas hidupnya.

Jika masih ada kuliah yang harus kamu selesaikan, keadaan finansial yang belum stabil, kedua orangtua yang membutuhkan (sakit, atau keadaan darurat lainnya), maka ini bukanlah saat yang tepat untuk berkomitmen dengan seseorang.

Buatlah daftar prioritasmu sendiri supaya kamu tahu kapan saat yang tepat untuk mulai berkomitmen dengan seseorang. Dengan begini, kamu akan mudah menjawab pertanyaan sensitif “Kenapa belum nikah..?”.

Namun Saya tidak sedang mengatakan bahwa kamu harus menunda pernikahan, jika memang kamu sudah SIAP dengan segala konsekuensi dari pilihan kamu, maka menikah dikala ada prioritas lain yang lebih mendesak juga adalah hal yang tepat.

Tidak jarang kita melihat, menikah saat keadaan TERLIHAT tidak memungkinkan, justru membantu kita menjadi lebih baik, ASALKAN pondasi pernikahan dan pasangan yang dipilih sudah benar-benar TEPAT.

Kamu juga gak akan nikah asal-asalan. Asal cepat, asal dapat. Karena kamu wanita yang berbeda, kamu tahu prioritas hidupmu, kamu tahu arah hidupmu smile

4. Sudahkah kamu jujur dengan dirimu sendiri?

Dibutuhkan keberanian untuk jujur pada diri sendiri tentang apa yang kamu inginkan dari sebuah hubungan (pernikahan).

Sekarang, kamu boleh jawab pertanyaan ini dengan jujur:

Apakah kamu ingin menikah hanya karena teman-teman lainnya sudah menikah?

Apakah kamu ingin menikah hanya karena ada yang mengajak nikah?

Apakah kamu ingin menikah untuk lari dari masalah yang sekarang?

Sebelum kamu memutuskan berkomitmen, kamu harus sudah benar-benar CLEAR dengan dirimu sendiri, tahu tujuan pernikahan yang ingin kamu capai dan pria seperti apa yang PAS dengan tujuan hidupmu.

Bagi kamu yang sudah member, teknik barusan adalah prinsip: Clarity with your self (JELAS).

Silakan pelajari lagi tentang prinsip Mandiri Cinta, disini.

5. Apakah kamu sudah memiliki pola komunikasi yang baik?

Masih ada hubungannya dengan poin diatas, saat kamu sudah dengan mudah jujur pada diri sendiri, kamu akan mudah mengomunikasikan apa yang kamu inginkan, apa yang tidak kamu sukai, dan belajar berkompromi dengan orang lain.

Jika kamu masih berada dalam posisi hanya mau dimengerti, komitmen (pernikahan) yang kelak kamu jalani akan sangat rumit!. Kamu berpotensi menjadi pasangan yang super menyebalkan karena memaksa pasanganmu untuk terus menebak apa yang kamu mau. Daaaan...kamu akan sering menggunakan jurus “Coba Kamu pikir aja sendiri!” daripada “Yuk sayang, kita ngobrol”.

Coba pikir, lebih baik yang mana hayo?? smile

So, please ladies...

Saya tidak perlu lagi menjelaskan seberapa pentingnya pola komunikasi yang baik untuk kamu miliki sebelum kamu berkomitmen. Karena jika kamu ingin cinta yang membahagiakan, kamu akan berusaha mempelajarinya. Dan pelajari Bahasa Pria adalah salah satunya.

Btw, Saya tidak tahu apakah setelah membaca artikel ini sampai habis kamu benar-benar menjawab 5 pertanyaan diatas dengan sungguh-sungguh atau menjadikan artikel ini hanya sebagai informasi bagus.

Semoga kamu tipe wanita yang pertama smile

 

Kamu punya pertanyaan? Tulis di kolom komen ya...

 

Photo by Rudi and Peter from Pixabay

 

 

Be Great, Be Loved, and START TODAY!

your love coach,
Jose Aditya

Mau Ngobrol dengan saya? Follow saya di instagram @LoveCoach.ID atau LIKE saya di Facebook.

Jose Aditya

Jose Aditya 110 Post

Jose Aditya dikenal sebagai Pelatih Percintaan Wanita#1 di Indonesia.

Dengan niat awal untuk membantu sang kakak perempuan untuk menggapai cinta, Jose Aditya melakukan riset mendalam mengenai kehidupan cinta wanita dari aspek psikologis, biologis, dan neuroscience.

Setelah sedikit banyak berhasil, dia sadar bahwa bukan hanya kakaknya seorang yang membutuhkan solusi ini, melainkan juga jutaan wanita Indonesia lainnya.

Impiannya kini adalah membantu 1 juta wanita untuk bahagia dalam kehidupan cintanya. Dan kini telah berhasil menyentuh kehidupan cinta puluhan ribu wanita Indonesa. Perjalanan masih jauh kawan!

Tinggalkan Komentar