×

Dapatkan Tips Cinta Gratis selama 1 tahun!

Your Privacy is SAFE!

5 Tes untuk Mengetahui Apakah Dia Bisa Dipercaya

5 Tes untuk Mengetahui Apakah Dia Bisa Dipercaya 5 Tes untuk Mengetahui Apakah Dia Bisa Dipercaya

 

 

“Cinta wanita berawal dari apa yang didengar telinga,
Cinta pria berawal dari apa yang dilihat mata..”


Kalimat diatas tidak sepenuhnya benar tapi apa yang terjadi di kalangan wanita saat ini cocok sekali dengan kutipan diatas. “Cinta wanita berawal dari apa yang didengar…” - baik ucapan didengar secara langsung maupun ucapan hasil texting. Alhasil gara-gara hal ini, tidak sedikit wanita yang mengalami early love, cinta buta, dan terlalu banyak berharap pada pria yang tidak bisa dipercaya ucapannya.


Seperti yang terjadi pada Marsha..
“Coach, saya sedang dekat dengan seorang pria. Dia bilang ingin serius dan menikahi saya.. Tapi ia hanya bilang via texting, bukan saat bertemu langsung. Apakah saya bisa mempercayainya?”


Jadi, apa yang bisa kamu lakukan?


Steven Covey, penulis The Seven Habits of Highly Effective People mengungkapkan cara yang amat spesifik untuk membangun kepercayaan sekaligus hal ini bisa kita manfaatkan untuk menguji apakah seseorang bisa dipercaya atau tidak.

1. Mendengar dan Memahami

Agar bisa dipercaya, kita bisa memulainya dengan menjadi seorang pendengar yang baik dan mencoba memahami orang lain terlebih dulu sebelum meminta orang lain memahami posisi kita.


TES: Apakah dia pria yang bisa mengerti dan memahamimu?

Apakah ia seorang good listener?

 

2. Integritas

Integritas adalah ketika ucapan kita secara konsisten sinkron dengan tindakan dan belief kita. Mereka yang memiliki integritas yang tinggi biasanya juga memiliki level bisa dipercaya yang tinggi.

TES: Apakah ucapannya selama ini konsisten sinkron dengan tindakan yang ia lakukan?

Apakah sejalan dengan belief dan value yang ia miliki? Sehingga ketika dia berjanji sesuatu, dia menepatinya. Dan kamu cukup yakin ia benar-benar melakukannya.


3. Mengetahui Apa yang Kamu Butuhkan dan Inginkan

Kita bisa semakin percaya dan mengandalkan seseorang ketika kita mengetahui apa value & beliefnya. Namun ada poin tambahan untuk sebuah long term relationship, yaitu.. Mengetahui apa yang membuat pasangan kita merasa dicintai.


TES: Apakah ia lebih sering menuntut atau secara proaktif menanyakan apa yang kamu butuhkan?

Apakah dia tahu apa yang kamu butuhkan dan inginkan?

Apakah dia tahu bagaimana membuatmu merasa dicintai dan ia sering melakukannya?

 

4. Minimalisasi “Jarak” serta Tujuan Hidup dan Ekspektasi yang Jelas

Ladies, seberapa sering kamu mendengar pasangan yang hidup serumah tapi tak ramah satu sama lain. Seranjang tapi mesranya jarang-jarang.

Supaya lebih mudah, saya ingin kamu membayangkan bawang. Jika kamu pernah mengupas bawang, kamu tentu tahu bahwa bawang memiliki layer atau lapisan-lapisan yang akhirnya membawa kita pada sebuah inti.

Begitupula halnya dengan manusia yang memiliki beberapa “lapisan”. Lapisan ini biasanya akan terbuka seiring meningkatnya level kepercayaan dia pada seseorang. Hukumnya, semakin ia percaya maka akan semakin terbuka dan hubungan akan semakin luwes dan lepas.

Selain itu, sebuah hubungan yang sehat pasti membicarakan tujuan hidup dan apa yang mereka harapkan dari pasangannya (ekspektasi yang jelas).

TES: Apakah dia secara proaktif membuka diri agar kamu bisa mengenalnya lebih dekat?


Apakah dia dengan senang hati berbagi tujuan hidupnya dan bisa mengutarakan apa yang ia harapkan darimu sebagai pasangannya?

Apakah kalian rutin berdiskusi?

Apakah ia partner diskusi yang asyik?

Jika ada hal yang kamu kurang mengerti tentang dunianya, apakah ia dengan senang hati menjelaskan?

 

5. Bertanggungjawab

Seseorang yang bisa dipercaya, juga bertanggungjawab. Dan hal penting lainnya adalah ketika ia mengacaukan sesuatu ia akan meminta maaf dan memperbaikinya.

TES: Apakah ketika segalanya berjalan tidak sesuai akibat tindakannya, ia tidak segan meminta maaf dan melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan?

 

 

Jika mayoritas jawabanmu bukan “YES”, bisa jadi ia adalah calon potensial. Namun, tetap pikirkan matang-matang hubunganmu dengannya. Atau kalian bisa mendiskusikan hal ini untuk mulai membangun kepercayaan satu sama lain. Mungkin membutuhkan waktu, tapi sangat berharga jika dilakukan.

Saran saya ada baiknya lakukan tes yang sama untuk dirimu terhadapnya. Dengan begini, kamu juga bisa mengetahui apakah tingkat kepercayaan orang lain padamu berada di low level atau high level? cool

 

Jadi gimana kesimpulannya? Apakah calon/pasanganmu termasuk orang yang bisa dipercaya? smile

Ohya buat kamu yang ingin pelajari bagaimana caranya bisa dipercaya dalam waktu singkat, silakan tonton video ini.

 

Sampai ketemu disana ya!

Be Great, Be Loved, and START TODAY!

your love coach,
Jose Aditya

Mau Ngobrol dengan saya? Follow saya di instagram @LoveCoach.ID atau LIKE saya di Facebook.

Jose Aditya

Jose Aditya 116 Post

Jose Aditya dikenal sebagai Pelatih Percintaan Wanita#1 di Indonesia.

Dengan niat awal untuk membantu sang kakak perempuan untuk menggapai cinta, Jose Aditya melakukan riset mendalam mengenai kehidupan cinta wanita dari aspek psikologis, biologis, dan neuroscience.

Setelah sedikit banyak berhasil, dia sadar bahwa bukan hanya kakaknya seorang yang membutuhkan solusi ini, melainkan juga jutaan wanita Indonesia lainnya.

Impiannya kini adalah membantu 1 juta wanita untuk bahagia dalam kehidupan cintanya. Dan kini telah berhasil menyentuh kehidupan cinta puluhan ribu wanita Indonesa. Perjalanan masih jauh kawan!

Tinggalkan Komentar