Penting: Mendeteksi Potensi KDRT Calon Pasangan Sebelum Kalian Menikah!

Penting: Mendeteksi Potensi KDRT Calon Pasangan Sebelum Kalian Menikah! Penting: Mendeteksi Potensi KDRT Calon Pasangan Sebelum Kalian Menikah!

Tahukah kamu bahwa tidak ada pernikahan yang tidak menghasilkan konflik. 

Karena 100% pernikahan pasti berkonflik.

Namun, konflik yang berkepanjangan terutama disertai kekerasan baik verbal maupun fisik adalah pertanda hubungan yang tidak sehat.

Sebelum kamu penasaran ingin baca tulisan ini lebih jauh

Coba perhatikan screenshot dibawah ini: 

Saya tidak berani menyuruh kamu untuk bayangkan rasanya memiliki kondisi pernikahan seperti contoh diatas..

Frustasi? Mungkin banget.

Sedih? Apalagi...

Padahal, tahukah kamu bahwa sebenarnya kita bisa mendeteksi potensi KDRT oleh pasangan bahkan sebelum kita menikahinya?

Sambil kamu teruskan scroll,

Berikut ini 3 tips yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari pasangan yang melakukan KDRT..



1. Samakan terlebih dulu value kalian berdua

Entah sudah berapa banyak postingan atau email yang saya kirimkan untuk menyadarkan wanita tentang pentingnya value dalam memilih pasangan..

Karena konflik yang terjadi pada pasangan dengan value yang sama/bersinergi pasti berbeda dibanding pasangan yg tidak sevalue.

Mereka yang satu value cenderung akan memanfaatkan konflik sebagai sarana utk lebih dewasa, meningkatkan cinta, dan menambah kemesraan setelahnya.

Sedangkan mereka yang tidak sevalue hanya menjadikan konflik sebagai sarana pelampiasan emosi yang berujung pada makian, ancaman, menyakiti pasangan.. hingga KDRT yang menyeramkan. Hiiiii...

Dan sepertinya saya tidak perlu lagi menjelaskan bagaimana cara menyamakan value dan menhetahui value pasangan. 

Karena kamu bisa segera ketahui rahasianya di Bahasa Pria dan Magnet Jodoh.

Insya Allah salah satu dari online course tersebut akan dibuka kembali pendaftarannya dalam waktu dekat :)

2. Tanyakan INI!

Ladies, kamu perlu tahu dan cek apa kebiasaan buruk calon pasanganmu sebelum kalian menikah.

Terutama, kebiasaan buruknya ketika sedang marah. Ini PENTING untuk mendeteksi potensi KDRT.

Tanyakan:

"Mas, kamu kalau lagi marah biasanya ngapain?"

"Kebiasaan buruk apa yg biasanya kamu lakukan kl lagi marah?"

"Biasanya kamu kl marah ada alasannya atau ngga? Atau kamu gampang marah meskipun karena hal kecil?"

"Kamu bisa tega menyakiti orang yg kamu cintai ngga sih kalau lagi marah besar?"

"Kalau lagi marah biasanya kamu suka keluar kata-kata kasar ngga?"


Dan sebagainya.. pertanyaan diatas cuma contoh.

Tapi lumayan cukup untuk mendeteksi apakah calon pasanganmu berpotensi melakukan KDRT atau tidak. Kamu juga boleh modifikasi atau menambah jenis pertanyaannya. Silakan, bebas...

Yang penting, cek apa jawabannya. Perhatikan baik-baik.

Pasang telinga kalian baik-baik, perhatikan bahasa tubuhnya ketika menjawab setiap pertanyaanmu. 

Ngomong-ngomong, pertanyaan ini gak hanya bisa kamu tanyakan ketika kalian sudah mulai serius tapi juga ketika masih dalam status teman yang malah semakin kamu cepat tahu, semakin cepat pula mengambil keputusan untuk lanjut atau tidak.

Kamu boleh percaya, semua pertanyaan diatas istri saya tanyakan ketika dia sedang mencoba memvalidasi saya sebelum menerima lamaran saya :D

Alhamdulillah... lamaran diterima smile

3. PEKA-LAH

Disadari atau tidak, banyak wanita yang mengalami KDRT dalam pernikahannya sebenarnya sudah bisa melihat potensi KDRT sebelum pernikahan terjadi.

Celakanya, mereka lebih mengutamakan rasa "sayang" dibandingkan keselamatan...

Hiks... :')

Padahal rasa sayang, suka dan kagum saja TIDAK PERNAH CUKUP untuk menjalani kehidupan pernikahan.

Maka, jika calon pasangan sudah berani berkata-kata kasar, memaki, merendahkan dan melakukan kekerasan verbal lainnya sebelum kalian menikah,

Kamu WAJIB mengatakan tidak untuknya.

Tidak peduli sebesar apapun rasa "sayang"mu.

Banyak wanita menganggap sepele hal ini dengan harapan setelah menikah, kebiasaan buruk ini akan berubah.

Padahal, kekerasan verbal yang ditolerir terus menerus adalah bibit menuju kekerasan berikutnya.

PLEASE, jika kamu tidak punya skill seorang therapist.. maka JANGAN nekat jadi pahlawan untuk mengubah dirinya.

Hidupnya adalah tanggungjawabnya. Perubahan yang terjadi dari dalam jauh lebih penting.

Saya pribadi yang sudah mempelajari ilmunya dan memiliki banyak klien saja masih suka "ngos-ngosan"

Apalagi mereka yang cuma modal sayang karena kasihan?

Please atuhlah, sayangi dirimu.

Maka mulai sekarang dan seterusnya.. PEKA-LAH!

Demi keselamatan dirimu dan pernikahanmu kelak.




Semoga tulisan kali ini bermanfaat ya.

Sekarang Kamu boleh lanjutkan baca bagian keduanya, disini.

Be Great, Be Loved, and START TODAY!

your love coach,
Jose Aditya

Mau Ngobrol dengan saya? Follow saya di instagram @LoveCoach.ID atau LIKE saya di Facebook.

Jose Aditya

Jose Aditya 99 Post

Jose Aditya dikenal sebagai Pelatih Percintaan Wanita#1 di Indonesia.

Dengan niat awal untuk membantu sang kakak perempuan untuk menggapai cinta, Jose Aditya melakukan riset mendalam mengenai kehidupan cinta wanita dari aspek psikologis, biologis, dan neuroscience.

Setelah sedikit banyak berhasil, dia sadar bahwa bukan hanya kakaknya seorang yang membutuhkan solusi ini, melainkan juga jutaan wanita Indonesia lainnya.

Impiannya kini adalah membantu 1 juta wanita untuk bahagia dalam kehidupan cintanya. Dan kini telah berhasil menyentuh kehidupan cinta puluhan ribu wanita Indonesa. Perjalanan masih jauh kawan!

Tinggalkan Komentar