5 Cara Terhindar dari Relationship yang Buruk!

5 Cara Terhindar dari Relationship yang Buruk! 5 Cara Terhindar dari Relationship yang Buruk!

Seberapa banyak wanita yang ingin memiiki relationship yang bahagia dan langgeng? Pasti jawabannya semua wanita menginginkannya.

Namun mengapa tidak semua wanita mendapatkannya? Inilah 5 alasannya..

Cukup pastikan kamu tidak melakukan 5 hal ini agar terhindar dari relationship yang buruk!

   1. “Saya sudah berinvestasi emosi dan waktu terlalu banyak…”

Cara tercepat kehilangan banyak uang adalah terus melakukan investasi yang buruk.

Begitu pula hidup yang terlalu singkat sekaligus bisa jadi amat melelahkan karena kita terus berinvestasi pada orang yang salah.

Mau sampai kapan?

 

   2. “Saya tidak layak mendapatkan pria terbaik karena masa lalu saya yg buruk”

Memaafkan kesalahan orang lain terkadang terlihat lebih mudah dibandingkan memaafkan diri sendiri.

Padahal, belum memaafkan diri sendiri merupakan salah satu penyebab tertutupnya segala kemungkinan baik. Seperti, bertemu dengan pria terbaik.

Ladies, hanya karena masa lalu kita yang buruk bukan berarti kita berhak menghukum diri dengan tidak mengizinkan diri kita memiliki hubungan yang sehat, bersama pasangan yang tepat dan kehidupan yang lebih bermanfaat.

Hanya karena masa lalu yang buruk bukan berarti kamu wajib menikahi pria dengan “kualitas rendah”.

Memaafkan diri sendiri dan mengizinkan diri kita memiliki kehidupan yang lebih baik adalah keputusan sederhana yang bisa membuka banyak peluang baru dan kebahagiaan yang berlimpah.

Nasehat ini mungkin terdengar klise, tapi benar-benar sangat penting untuk dilakukan. “Haram” hukumnya memulai hubungan baru bagi mereka yang belum bisa memaafkan diri sendiri..

 
Baca disini: Bagaimana jika saya sudah tidak perawan lagi?

 

   3. Saya takut menua sendiri, single, dan kesepian..

Tidak dipungkiri, pernikahan yang bahagia memang dapat meningkatkan semangat hidup, produktifitas, kepercayaan diri, serta imunitas tubuh yang jauh lebih baik.

Bahkan berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine, menunjukkan bahwa perempuan yang menikah memiliki risiko 28 persen lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak menikah.

Hanya saja.. Menikah dan belum menikah bukanlah akhir dari segalanya.

Menua sendiri memang menyedihkan,
Tidak punya pasangan memang tidak enak,
Apalagi hidup kesepian…

Namun sementara kita terus menerus hidup dalam ketakutan yang melemahkan, selama itu pula kita menutup kesempatan baik hadir.
Maka jangan heran bila kamu selalu terjebak di kondisi bad relationship atau lajang yang kesepian.

 

   4. “Saya merasa keluarga terlalu menekan/ikut campur.. “

Wanita yang masih kelihatan melajang sementara usianya sudah cukup untuk menikah memang sering jadi“sasaran empuk” sanak saudara untuk dijodohkan. Biasanya keluarga mengawali dengan pertanyaan keramat “kapan nikah” yang tidak kunjung selesai. Sampai bikin bosen pokoknya! Pertanyaannya itu melulu.

Beberapa diantara mereka mungkin tidak sungkan menjodohkanmu dengan cara yang menekan, memaksa, dan otoriter, ughh… pokoknya kamu gak suka!

Belum lagi kenyataan bahwa pria yang mereka sodorkan bukanlah tipe yang kamu sukai sementara keluarga terus memaksamu menerima pilihan mereka. DUH!

Jika kamu pernah merasakan atau sedang berada di kondisi seperti ini. Well.. I feel you. Lebih tepatnya kakak perempuan saya pernah merasakan desakan keluarga menyuruhnya cepat-cepat menikah.

Sayangnya, mayoritas mereka yang mengalami desakan keluarga cenderung melakukan dua hal ini: Lari dari masalah, atau yang kedua.. mengikuti kemauan keluarga untuk menyenangkan hati mereka.

Which is, keduanya sangat-sangat tidak membantu situasi berubah jadi lebih baik.

Lari dari masalah hanya akan menegaskan bahwa kita belum cukup dewasa dalam bersikap.

Sedangkan menuruti semua rencana keluarga hanya untuk menyenangkan hati mereka sementara hatimu tidak nyaman, perasaanmu sedih.. juga bukanlah sikap yang tepat ladies..

Bayangkan seandainya kamu harus menghabiskan seumur hidup bersama orang yang tidak bisa membuatmu jatuh cinta? -hanya untuk menyenangkan keluarga-

Maka saran saya, beri mereka pengertian bahwa kamu memang ingin menikah tapi dengan cara yang tidak membuat kamu tertekan.

Satu lagi, terkadang niat keluarga memang baik hanya saja cara mereka membuat kita tidak nyaman dan terintimidasi.. Disinilah tugas kita untuk speak up bukan justru “lari”.. Ingat, prinsipnya: semakin menghindar semakin dikejar :)

So, hadapi jangan lari.

Bisa jadi mereka menganggap selama ini kita hanya bersantai-santai dan menunggu keajaiban datang. Meskipun mungkin dugaan mereka benar? Hehe.. laughing

Maka, tunjukkan progress... Hampir semua orangtua (termasuk keluarga), yang akhirnya turun tangan langsung mencampuri urusan kita karena mereka tidak melihat progress nyata dari kita selama ini.


Ini adalah ladang latihan bagi kita untuk menunjukkan seberapa dewasa diri ini menyelesaikan masalah. Termasuk perkara “kapan nikah” :)


Baca juga: Mengapa jadi wanita baik saja tidak cukup?

 

   5. “Maunya sama dia.. ” Jebakan “The One”

Inih! Saya sering sekali menemukan wanita yang langsung menjatuhkan segala perasaannya pada seorang pria hanya dari sedikit penilaian yang tidak valid.

Wanita tipe ini tidak pikir panjang untuk mengatakan He’s the one! Sebelum ia membuktikan terlebih dulu pernyataannya. Tidak peduli meskipun dia baru bertemu SATU pria!

Alhasil, ketika dia tidak jadi menikah dengan pria yang ia pikir “The One”, maka sulit baginya membuka hati untuk pria lain yang sangat mungkin jauh lebih baik kualitasnya.

Banyak wanita belum paham bahwa mencari cinta sejati memiliki pola yang mirip seperti mencari pekerjaan impian. It’s about game number.

Mereka yang sangat menginginkan pekerjaan biasannya akan “melempar” lamaran ke sebanyak-banyaknya perusahaan. Semakin banyak jumlahnya, semakin besar kesempatannya.

Begitu pula halnya wanita yang menginginkan pernikahan yang bahagia bersama pria yang tepat. “Menyebar jala” sebanyak-banyaknya membuat kesempatan bertemu pria idamanmu lebih banyak. Cara ini memungkinkan kamu bisa memilih “The One” dari banyak pria berkualitas dibanding memilih “The one” hanya dari satu pilihan.

There are so many “The Ones” before you choose “The One” :)

 

Gituu ladies.. cool

Feel free to ask.. just leave your comment below! 

Semoga tulisan kali ini bermanfaat untuk kehidupan cintamu ya. Jangan lupa klik "Share", okey? smile

 

P.S: Ohya! Ada kabar gembira untuk kamu, karena mulai sekarang kamu bisa ketahui formula rahasia yang membuat kehidupan cintamu terasa jauh lebih mudah, lebih cepat dan lebih membahagiakandownload free ebooknya disini.

 

      image credit: pixabay.com

Be Great, Be Loved, and START TODAY!

your love coach,
Jose Aditya

Mau Ngobrol dengan saya? Follow saya di instagram @LoveCoach.ID atau LIKE saya di Facebook.

Jose Aditya

Jose Aditya 94 Post

Jose Aditya dikenal sebagai Pelatih Percintaan Wanita#1 di Indonesia.

Dengan niat awal untuk membantu sang kakak perempuan untuk menggapai cinta, Jose Aditya melakukan riset mendalam mengenai kehidupan cinta wanita dari aspek psikologis, biologis, dan neuroscience.

Setelah sedikit banyak berhasil, dia sadar bahwa bukan hanya kakaknya seorang yang membutuhkan solusi ini, melainkan juga jutaan wanita Indonesia lainnya.

Impiannya kini adalah membantu 1 juta wanita untuk bahagia dalam kehidupan cintanya. Dan kini telah berhasil menyentuh kehidupan cinta puluhan ribu wanita Indonesa. Perjalanan masih jauh kawan!

Tinggalkan Komentar